Archive for April, 2012

Cara Mudah Membuat NPWP

sebagian kita bertanya-tanya bagaimana cara membuat NPWP?. Bagi anda yang merasa kesulitan atau tidak tahu sama sekali cara membuat NPWP, disini saya akan menjelaskan cara mudah membuat NPWP.

Cara Membuat Es Krim

lagi pengen bahas yang seger – seger ni, jika biasanya anda terbiasa membeli es krim di toko – toko yang menjualnya sekarang ini kenapa tidak kita mencoba membuat es krim sendiri di rumah dengan pengerjaan yang santai, praktis dan hemat biaya juga pastinya. Es krim pada dasarnya tidak terlalu rumit untuk di buat sendiri mengingat bahan utamanya bisa di dapat dengan mudah, untuk itu di bawah ini saya sertakan secara detail bagaimana cara membuat es krim sendiri di rumah.

es krimBahan Utama Yang Diperlukan :
1. 475 ml cream/kepala susu
2. 125 ml Susu cair (atau bisa juga santan kelapa)
3. 4 butir telur
4. 100 ml gula (lebih bagus lagi kalau gula halus)
5. 1 sendok teh vanilli

Rasa yang akan kita coba dalam resep es krim kali ini adalah dengan menggunakan alpukat jadi siapkan paling sedikit 1 buah alpukat, dan tidak menjadi masalah jika anda ingin mencobanya dengan rasa yang lain.

Alat Yang Diperlukan
1. blender
2. lemari es (kulkas n freezer)
3. panci kecil
4. wadah es krim
5. kompor

Berikut Cara Pembuatan
Adonan 1
Apokat diblender, kemudian ditaruh ke dalam panci. Masukkan cream dan susu/santan. Seluruhnya dipanaskan pelan-pelan sambil terus diaduk. Jika sudah panas (gelembung udara mulai naik), panci diturunkan.

Adonan 2
Telur (kuning+putihnya), gula, dan vanili diblender (dikocok). Lalu dituangkan ke dalam panci berisi adonan 1.

Catatan : Krim / Kepala susu  adalah bagian dari susu yang kental yang lebih dikenal dengan kepala susu dan mengandung lemak sekitar 18%-48%. Untuk krim dengan kandungan lemak tinggi diatas 30% bila dikocok menjadi kaku seperti es krim dengan cita rasa gurih. Biasanya krim dipakai untuk memperkaya rasa gurih pada masakan, beragam cake, minuman dan dessert. Baik sebagai campuran, olesan, maupun topping dan hiasan. Biasanya di jual di supermarket seperti carefour ada koq…bisa merk Anchor Cream cari di bagian keju (tempat yg ada kulkasnya)

Semuanya kemudian dipanaskan lagi, sambil diaduk terus hingga mengental. Setelah kental, dituangkan ke dalam wadah es krim (rantang atau sejenisnya) ditaruh ke dalam kulkas selama 3-4 jam. Setelah itu dipindahkan ke dalam freezer, setiap 1 jam diaduk, supaya tidak terjadi pengkristalan es. Setelah 3-4 kali pengadukan ( = 3..4 jam) menurut pengalaman tidak perlu lagi diaduk. Jika es krim yang jadi terlalu keras/liat, sebaiknya 10 menit dikeluarkan sebelum disajikan.

Sangat klop bila di hidangkan dengan kue keringatau sejenisnya. seperti biasanya untuk konsumsinya jelas ngga baik bila terlalu berlebihan apalagi yang sedang rutin melakukan tips mengecilkan perut , karena lemak yang berlebihan bisa mengagalkan itu semua, Ok deh langsung take action aja dah buat yang ga sabar mempraktekkan cara membuat es krim di atas.

 

http://www.rcp-vsp.com/kuliner/cara-membuat-es-krim.html

Adonan Dasar Pizza

Bahan Dasar Adonan Pizza :

  •     Tepung terigu protein tinggi, 250 gram
  •     Ragi instan, 7 gram
  •     Susu cair, 125 ml
  •     Minyak sayur, 25 ml
  •     Mentega tawar, 25 gram
  •     Garam, 5 gram

Cara membuat Adonan Dasar Pizza :

  •     Campur terigu dan ragi instan.
  •     Buat lubang di tengahnya, tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
  •     Tambahkan garam, aduk hingga rata.
  •     Tambahkan minyak sayur dan mentega tawar, uleni hingga kalis.
  •     Diamkan adonan selama sekitar 20 menit. Adonan siap digunakan.

 

Resep Es Pisang Ijo

Bahan-Bahan Es Pisang Ijo :

  • 40 gram tepung beras
  • 1/2 sendok teh garam
  • 300 ml air
  • 100 ml air daun suji
  • 3 tetes pewarna hijau
  • 175 gram tepung beras
  • 5 buah pisang raja yang tua
  • es serut
  • sirup merah

Bahan Saus :

  • 650 ml santan
  • 50 gram tepungh terigu
  • 75 gram gula pasir
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/4 sendok teh garam

Cara Membuat Es Pisang Ijo :

  1. Aduk tepung beras, garam, air, air daun suji, pewarna hijau lalu rebus sambil diaduk sampai mendidih, angkat.
  2. Tambahkan tepung beras, aduk rata lalu aduk lagi sampai kalis(tidak lengket). Tipiskan adonan, balutkan pada pisang hingga tertutup.
  3. Kukus pisang selama 20 menit. Angkat dan sisihkan.
  4. Rebus bahan saus sampai mendidih, angkat lalu dinginkan.
  5. Potong-potong pisang hijau, tuangkan saus, es serut, dan sirup

http://resepmasakanindonesia.info/

Nasihat untuk para Pegawai Bank

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin)

 

Setelah uraian panjang tentang masalah mudharabah dan aplikasinya dalam dunia perbankan syariah, serta sampai pada kesimpulan bahwa sistem mudharabah yang dipraktikkan di bank-bank syariah adalah riba, maka saya aturkan tulisan berikut kepada para pegawai dan karyawan bank, sebagai nasihat dan peringatan. Semoga diberi kemanfaatan oleh Allah l di dunia dan di akhirat.

 

Hukum Bekerja di Bank (Syariah)

Fatwa Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz t: “… Tidak diperbolehkan bekerja di bank seperti itu (yang melakukan transaksi riba, pen.). Sebab bekerja di sana termasuk ta’awun (tolong-menolong) di atas dosa dan permusuhan. Allah l berfirman:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (Al-Ma’idah: 2)

Disebutkan dalam Ash-Shahih dari Jabir bin Abdillah c dari Nabi n bahwa beliau melaknat pemakan riba, orang yang memberi makan orang lain dengan harta riba, penulis, dan kedua saksinya. Beliau menyatakan:

“(Dosa) mereka sama.”

Adapun gaji yang telah anda terima, maka halal bagi anda bila sebelumnya anda jahil (tidak tahu) tentang hukum syar’inya, dengan dasar firman Allah l:

“Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (Al-Baqarah: 275-276)

Sementara bila anda tahu bahwa pekerjaan tersebut tidak diperbolehkan, maka seyogianya gaji yang anda terima disalurkan kepada proyek-proyek kebajikan dan menyantuni para fuqara disertai dengan taubat kepada Allah l. Barangsiapa bertaubat kepada Allah l dengan taubat nashuha, maka Allah  l akan menerima taubatnya dan mengampuni kesalahannya. Sebagaimana firman Allah l:

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (At-Tahrim: 8)

Allah l juga berfirman:

“Dan bertaubatlah kalian semua wahai kaum mukminin, agar kalian beruntung.” (An-Nur: 31) [Fatawa Asy-Syaikh Ibnu Baz, Kitab Ad-Da’wah, 2/195-196, lihat Fiqh wa Fatawa Buyu’ hal. 128-130]

Fatwa serupa juga disampaikan oleh Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin t sebagaimana dalam Fatawa Asy-Syaikh Muhammad Shalih Al-‘Utsaimin (2/703). Lihat Fiqh wa Fatawa Buyu’ (hal. 128).

Juga Al-Lajnah Ad-Da’imah (13/344-345) yang diketuai oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh, wakil: Asy-Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi, anggota: Asy-Syaikh Abdullah Ghudayyan dan Asy-Syaikh Abdullah bin Mani’.

Juga penjelasan Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i t dalam kitabnya Qam’ul Mu’anid (2/278).

Fatwa mereka berlaku umum bagi siapa saja yang bekerja di bank-bank ribawi, walaupun hanya sebagai sopir atau sekuriti (petugas keamanan). Juga berlaku pada semua lembaga ribawi selain bank. Ini adalah fatwa Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin t, lihat Fiqh wa Fatawa Buyu’ (hal. 133).

Continue reading

Hukum Tato

(Diterjemahkan oleh Al-Ustadz Qomar ZA)

 

Tato di tubuh bagian manapun hukumnya haram. Berdasarkan dalil-dalil berikut ini, firman Allah l:

“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.” (An-Nisa`: 119)

Makna mengubah ciptaan Allah l, menurut seorang tabi’in Al-Hasan Al-Bashri v adalah dengan mentato. (Lihat Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, 4/285, Tafsir Ibnu Katsir, 1/569)

Dalam hadits Nabi n:

Dari Abdullah (bin Mas’ud) z beliau mengatakan: “Allah l melaknati perempuan-perempuan yang mentato dan yang minta ditato, yang mencabut/mencukur rambut (alis), dan yang mengikir giginya untuk memperindah. Perempuan-perempuan yang mengubah ciptaan Allah l.”
Abdullah z mengatakan: “Mengapa aku tidak melaknati orang yang dilaknati Nabi n sementara hal itu juga ada dalam Kitabullah: ‘Dan apa yang Rasul bawa untuk kalian maka terimalah.’ (Al-Hasyr: 7).” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 5931. Lihat takhrij-nya dalam kitab Adabuz Zifaf hal. 203 dan Ash-Shahihah no. 2792 karya Al-Albani v)
Dari Abu Hurairah z dari Nabi n beliau bersabda: “Allah l melaknati wanita yang menyambung rambutnya, dan yang meminta untuk disambungkan, wanita yang mentato dan meminta ditatokan.” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 5933 dan dari sahabat Ibnu ‘Umar c no. 5937)
Berikut ini fatwa para ulama dalam masalah ini:
Fatwa Al-Lajnah Ad-Da`imah
Tanya:
Ibuku mengatakan bahwa semasa jahiliahnya sebelum tersebarluasnya ilmu, ia membuat garis di rahang bagian bawahnya. Bukan tato yang sempurna memang, akan tetapi ia membuatnya dalam keadaan tidak tahu apakah itu haram atau halal. Namun kini dia mendengar bahwa seorang wanita yang mentato itu terlaknat. Beri kami fatwa semoga Allah l membalasi anda semua dengan kebaikan.
Jawab:
Segala puji milik Allah l satu-satu-Nya sesembahan, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah n, keluarga, dan para sahabatnya. Wa ba’du.
Tato itu dilarang, di bagian badan manapun, baik tato yang sempurna ataupun belum. Yang wajib dilakukan oleh ibu anda adalah menghilangkan tato tersebut jika tidak menimbulkan mudarat, dan bertaubat serta meminta ampun dari apa yang telah terjadi di masa lalu…
[Panitia tetap untuk pembahasan Ilmiyah dan Fatwa Saudi Arabia. Yang bertandatangan: Ketua: Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baz. Wakil: Abdurrazzaq Afifi. Anggota: Abdullah Ghudayyan]
Fatwa Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz t
Beliau mengatakan dalam salah satu suratnya kepada peminta fatwa:
“Saya beritahukan kepada anda bahwa beliau (Nabi n) melaknati wanita yang menyambung rambutnya dan yang meminta untuk disambungkan, wanita yang mentato dan meminta ditatokan.
Bila dilakukan oleh seorang muslim saat dia tidak tahu hukum haramnya, atau ditato semasa dia kecil maka ia harus menghilangkannya setelah mengetahui keharamannya. Namun bila terdapat kesulitan atau mudarat dalam menghilangkannya, cukup baginya untuk bertaubat dan memohon ampun. Dan tidak mengapa yang masih ada dari tatonya di tubuhnya…” [Fatwa ini diterbitkan dari kantor beliau dengan nomor 2/218 pada tanggal 26/1/1409 H]
Fatwa Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan
Tanya:
Apa hukum mentato wajah dan dua tangan? Ini adalah adat kebiasaan yang ada di masyarakat kami. Dan apa yang mesti dilakukan pada seseorang yang dibuatkan tato tersebut semasa kecilnya?
Jawab:

Pesan dan Wasiat Bagi Calon Jama’ah Haji (1 – 3)

1. PESAN DAN WASIAT PENTING UNTUK PARA CALON JAMA’AH HAJI

Wahai para jama’ah haji

Kami panjatkan puji kepada Allah Yang telah melimpahkan taufiq kepada anda sekalian untuk dapat menunaikan ibadah haji dan berziarah ke Masjidil Haram, semoga Allah menerima kebaikan amal kita semua dan membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda.

Kami sampaikan berikut ini pesan dan wasiat, dengan harapan agar ibadah haji kita diterima oleh Allah sebagai haji yang mabrur dan usaha yang terpuji.

1. Ingatlah, bahwa anda sekalian sedang dalam perjalanan yang penuh barakah, perjalanan menuju Ilahi dengan berlandaskan Tauhid dan ikhlas kepada-Nya, serta dalam rangka memenuhi seruan-Nya dan ta’at akan perintah-Nya. Karena tiada amal yang paling besar pahalanya selain amal-amal yang dilaksanakan atas dasar tersebut. Dan haji yang mabrur balasannya adalah Jannah.

2. Waspadalah anda sekalian dari tipu daya syaitan, karena dia adalah musuh yang selalu mengintai anda. Maka dari itu hendaknya anda saling mencintai dalam naungan rahmat Ilahi dan menghindari pertikaian dan kedurhakaan kepada-Nya. Ingatlah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

“Tiadalah sempurna iman seseorang di antara kalian, sebelum dia mencintai saudaranya sebagaimana mencintai diriya sendiri” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Continue reading